I PENDIDIKAN ISLAM
STRATEGI DAN MODEL PENANAMAN KARAKTER DALAM PENDIDIKAN FORMAL DAN NONFORMAL BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.58217/joceip.v20i1.163Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan model penanaman karakter berbasis nilai-nilai Islam pada lembaga pendidikan formal (sekolah dan madrasah) serta nonformal (pesantren dan majelis taklim). Fokus kajian diarahkan pada bentuk penerapan nilai-nilai Islami, strategi pembelajaran karakter, serta faktor pendukung dan penghambat efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari literatur akademik, hasil penelitian terdahulu, serta regulasi pendidikan Islam. Data dianalisis melalui tiga tahap: reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga formal menekankan strategi integrasi nilai Islam dalam kurikulum, pembiasaan religius, dan keteladanan guru; sedangkan lembaga nonformal mengandalkan model living values berbasis keteladanan kyai, budaya pesantren, dan pembelajaran kitab. Keduanya memiliki kesamaan dalam orientasi spiritual dan moral, namun berbeda dalam konteks dan pendekatan. Faktor pendukung utama mencakup keteladanan pendidik, lingkungan religius, dan dukungan keluarga, sementara penghambat utamanya meliputi pengaruh globalisasi, lemahnya sinergi lembaga, dan keterbatasan fasilitas. Temuan ini menegaskan perlunya integrasi strategis antara pendidikan formal dan nonformal untuk memperkuat pembentukan karakter Islami secara berkelanjutan.





