HUBUNGAN ANTARA PURPOSE-DRIVEN MARKETING DAN BRAND EXPRESSIVENESS DENGAN BRAND ADVOCACY PELANGGAN PT TIRTA FRESINDO JAYA (PRODUK LE MINERAL)
DOI:
https://doi.org/10.58217/joceip.v20i1.167Keywords:
Purpose-Driven Marketing, Brand Expressiveness, Brand Advocacy, Le Minerale, AMDK.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan pengaruh antara Purpose-Driven Marketing dan Brand Expressiveness terhadap Brand Advocacy pelanggan pada PT Tirta Fresindo Jaya (produk Le Minerale). Penelitian ini didasari oleh dinamika pasar Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang semakin kompetitif, di mana konsumen modern kini mencari koneksi emosional dan keselarasan nilai dengan merek yang mereka pilih. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Generasi Milenial dan Gen Z yang pernah membeli atau mengonsumsi Le Minerale dalam tiga bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non-probability sampling dengan metode Purposive Sampling terhadap 70 responden. Data dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (R2), serta uji hipotesis (uji t dan uji F) melalui perangkat lunak IBM SPSS Statistik 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Purpose-Driven Marketing (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Advocacy (Y) dengan nilai 4,726 > 1,66792. Brand Expressiveness (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Advocacy (Y) dengan nilai 3,954 > 1,66792. Secara simultan, kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap Brand Advocacy dengan nilai 203,081 > 3,134. Nilai R Square sebesar 85,8%, yang mengindikasikan bahwa variasi Brand Advocacy dapat dijelaskan secara kuat oleh Purpose-Driven Marketing dan Brand Expressiveness, sedangkan 14,2% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini.





