NIAT BELAJAR MENURUT AZ-ZARNUJI DALAM KITAB TA’LIM AL-MUTA’ALLIM UNTUK MEMBANGUN KARAKTER PESERTA DIDIK DI ERA SOCIETY 5.0
DOI:
https://doi.org/10.58217/joceip.v20i1.170Abstract
Perkembangan era Society 5.0 membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama dalam pembentukan karakter peserta didik. Integrasi ruang fisik dan digital melalui teknologi seperti Artificial Intelligence, big data, dan robotika menuntut tidak hanya kecerdasan kognitif tetapi juga integritas moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi prinsip niat (al-niyyah) menurut Syekh Burhanuddin al-Zarnuji dalam Ta‘lim al-Muta‘allim sebagai dasar filosofis pendidikan karakter dan implementasinya dalam konteks Society 5.0. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi pustaka, menganalisis teks primer (Ta‘lim al-Muta‘allim, Al-Qur’an, dan hadis) serta literatur sekunder terkait pemikiran ulama klasik, kontemporer, dan tokoh pendidikan Barat. Analisis dilakukan melalui content analysis dan pendekatan hermeneutik untuk menafsirkan makna prinsip niat dalam pembentukan karakter peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: pertama, prinsip niat merupakan landasan filosofis pendidikan karakter, di mana keikhlasan dalam belajar menumbuhkan karakter intrinsik seperti kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab; kedua, prinsip niat relevan untuk era Society 5.0, menjadi kompas moral dalam penggunaan teknologi sehingga peserta didik mampu mengendalikan inovasi dengan etika dan orientasi ibadah; ketiga, implementasi prinsip niat dapat diwujudkan melalui dimensi spiritual, intelektual, dan sosial, serta strategi internalisasi nilai, integrasi kurikulum, dan pemanfaatan teknologi untuk kemaslahatan masyarakat.





