WARNA: PEMANFAATAN MEMBATIK TIE-DYE SEBAGAI STIMULASI PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI
DOI:
https://doi.org/10.58217/joceip.v19i2.85Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana membatik Tie-dye dapat membantu perkembangan kemampuan motorik halus anak usia dini di taman kanak-kanak, terutama dalam kegiatan pra menulis, seperti memegang pensil yang masih kaku, menjiplak dan mewarnai dengan coretan yang terlihat. Kegiatan membatik sederhana dapat meningkatkan motorik halus. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah deskriftif, kualitatif. Metode membatik tie-dye sebagai cara untuk mendorong perkembangan motorik halus pada anak-anak di pelajari dalam penelitian ini, yang di lakukan melalui pendekatan deskriftif kualitatif. Metode kualitatif di pilih untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang proses, respon anak, dan bagaimana kegiatan membatik mempengaruhi kemampuan motorik halus mereka. Peserta didik berusia 4 hingga 5 tahun yang mengikuti kegiatan pembelajaran berbasis seni di lembaga paud adalah subjek penelitian ini. Observasi partisipatif wawancara semi terstruktur dengan guru pendamping, dan dokumentasi visual adalah metode pengumpulan data. Redaksi, penyajian, dan kesimpulan kesimpulan adalah langkah langkah yang di gunakan dalam analisis data tematik. Untuk memastikan bahwa data yang di kumpulkan selama proses penelitian akurat dan konsisten, validasi data di perkuat melalui tringulasi sumber dan teknik.





